Buku ketiga ini ternyata berbeda. Kalau di dua buku sebelumnya sudut pandang Mare menguasai seluruh buku, kali ini Mare tidak sendiri. Karena ada dua gadis lain yang ikut menyumbangkan sudut pandang mereka pada buku ini. Mereka bertiga melengkapi sudut pandang yang hilang. Dan berhasil membuat buku ini ku acungi dua jempol.